tataweb

Clean Blocks: WordPress Theme Multiguna Gratis Yang Kompatibel Dengan Gutenberg

Clean Blocks

Wajib Baca:

Ferdian Alfianto

Ferdian Alfianto

Ferdian Alfianto adalah seorang penggila dunia Internet, Mac Lover; suka menggunakan Wordpress, bereksperimen dengan Linux (terutama Debian dan Ubuntu), mengutak-atik pfSense router, senang bereksperimen dengan LEMP (Linux, Nginx, MariaDB, PHP) dan Redis. Anda bisa kontak saya disini.

Catch Themes minggu lalu baru saja merilis WordPress theme gratis. Desain ini cocok untuk bisnis, agensi, freelancer, dan profesional lainnya yang memerlukan konten unggulan, portofolio, testimonial dan fitur blog.

Clean Block memiliki kompatibilitas dengan Gutenberg karena mendukung semua blok inti (core blocks) dan memiliki beberapa model blok yang disempurnakan.

Sebenarnya tidak perlu untuk menyebutkan bahwa theme kompatibel dengan Gutenberg, karena editor ini telah menjadi bagian dari inti WordPress sejak awal Desember 2018. Namun, lebih dari setengah pengguna WordPress (~ 55%) tidak melakukan update ke versi 5.0+. Setidaknya 30% masih menggunakan versi 4,9, bahkan 25% masih menggunakan versi yang lebih lama.

Perbandingan Pengguna Versi WordPress

Belum banyak pembuat theme yang membuat produknya memiliki fitur khusus untuk Gutenberg. Theme dari Clean Block ini sebenarnya tidak benar-benar masuk dalam kategori ini, karena walaupun pada dasarnya memungkinkan pengguna di WordPress 5.0+ untuk terus menggunakan editor baru (Gutenberg) tanpa ada masalah tampilan, namun theme ini juga kompatibel dengan versi WordPress sebelumnya (4.8+) yang masih menggunakan editor lama.

Clean Blocks merekomendasikan penggunanya menginstal koleksi plugin dari Catch Themes setelah aktivasi theme. Plugin ini menangani hal-hal seperti galeri, infinite scroll, Instagram feeds, widget, dan plugin untuk menambah content type. Tema ini menyertakan lusinan opsi kostumisasi (Customizer) untuk mengelola hampir setiap aspek bagaimana konten ditampilkan – dari panjang kutipan hingga kategori yang ditampilkan di halaman beranda, hingga warna teks header.

Cek demo versi gratisnya untuk melihat semua fitur-fitur.

Sebagian besar fitur pada Clean Blocks yang terlihat dalam demo dikendalikan melalui Customizer. Misalnya, fitur seperti Testimonial dan Layanan (Services) tidak tersedia sebagai blok. Sementara beberapa pembuat theme biasanya memilih untuk mengintegrasikan fitur-fitur seperti ini dengan memasangkan theme mereka dengan plugins blok lainnya, namun Catch Themes telah memasukkan semuanya ke dalam Customizer.

Walaupun kompatibel dengan Gutenberg, banyak theme kadang masih memiliki masalah antara backend dan frontend, di mana fitur tertentu hanya dapat dikonfigurasi di Customizer. Masalah-masalah kostumisasi inilah kadang diperlukan untuk proses transisi ini, sebelum blok tersebut benar-benar mampu menangani aspek-sapek kompleks pada kostumisasi situs WordPress.

Clean Blocks adalah contoh dari theme multiguna yang pada dasarnya menjaga agar tetap kuno dalam hal kustomisasi konten, sembari memberikan kompatibilitas dasar pada Gutenberg bagi pengguna yang menjalankan WordPress 5.0+. Tema ini tersedia di WordPress.org dan telah diunduh beberapa ratus kali dalam minggu pertamanya.

Bagikan di
Facebook
Bagikan di
Twitter
Bagikan di
WhatsApp
Bagikan di
Telegram
Bagikan di
Email

Artikel Terbaru:

Logo MongoDB
Linux

Mudah Instal MongoDB di Ubuntu 20.04

Tutorial ini menjelaskan cara menginstal dan mengkonfigurasi MongoDB Community Edition di Ubuntu 20.04. MongoDB adalah database dokumen open-source dan gratis. Milik keluarga database yang disebut

Artikel Terkait:

rocket nginx

Rocket-Nginx + WP-Rocket: Apa Benefitnya?

Apa itu Rocket-Nginx? Rocket-Nginx adalah tambahan konfigurasi pada Nginx untuk plugin cache WordPress, WP-Rocket. Developer mengklaim bahwa dengan menginjeksi konfigurasi Rocket-Nginx, maka page cache yang

Web Security

13 Tips Mudah Mengamankan Situs WordPress

Kepopuleran WordPress adalah sebuah kesuksesan, namun tentu disertai konsekuensi. Lebih dari 34% situs dibuat menggunakan platform WordPress, tentu saja ini berakibat situs WordPress rentan akan